Cerita John Terry Pernah diancam Mourinho akan dijual

Legenda Chelsea, John Terry, mengungkapkan ceritanya bahwa sebenanrya ia pernah diancam akan dijual oleh pelatihnya, Jose Mourinho, karena ia dianggap berlatih dengan buruk semasa dirinya berseragam Chelsea.

Cerita Terry: Pernah diancam akan dijual Karena Bermain Buruk

Terry bercerita tentang kejadian ini saat Mourinho sebagai sosok pelatih yang kadang pemikiran dan sikapnya sulit sekali untuk ditebak. Mantan bek timnas Inggris tersebut menyebutkan bahwa Mourinho pelatih yang akrab juga dengan pemain. Namun ia juga menyatakan bahwa pelatih itu termasuk pelatih yang galak.

“Dia (Mourinho) tahu kapan kah harus ‘menekan tombol’ dan kapan tidak. Bahkan hal-hal kecil, saat anda duduk di rumah dan menerima pesan teks darinya. ‘Hari yang sulit dipercaya, melatih Anda, pemain utama saya, saya suka Anda, kapten,’” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

Walau demikian, Terry pun tak bisa melakukan momen kemarahan Mourinho padanya dan juga Gary Cahill. Bahkan sampai sekarang ia masih bisa mengingatnya dengan sangat jelas. Mourinho kembali lagi ke Chelsea untuk kedua kalinya pada musim 2013/2014. Dan di musim berikutnya, di tahun 2014/2015, Mourinho berhasil mempersembahkan gelar Liga Inggris.

Pernah ‘Kena Damprat’ Mourinho

Di sesi latihan pertama pra musim pasca menjadi juara, Terry sering sekali mengoper bola pada Cahlil. Kemudian Mourinho menghentikan sesi latihan itu. “Ia berkata, ‘Kalian berdua, saya akan menghabiskan 100 juta Poundsterling untuk beberapa bek tengah jika kamu terus memberikan bola,’” ungkap Terry. Ia juga mengaku ketika bursatogel itu ia bersama Cahlil Cuma saling memandang dan terpana saja tanpa kata-kata. Pemain yang lahir di Barking tersebut merasa sepertinya ada yang salah.

Ia merasa bahwa ia sudah menghancurkan semua pemain dalam latihan itu karena membuat Mourinho jadi marah-marah. “Setelah sesi latihan, Mourinho datang dan merangkul kami berdua, dan berkata ‘Itu lah kenapa kalian akan jadi starter musim ini’,” ungkap asisten pelatih Aston Villa itu.

Mantan Kapten Chelsea itu sekarang mendukung jika Frank Lampard bisa menjadi manajer klub asal London tersebut di musim 2019/2020. Lampar dan Terry memang jadi dua pemain yang ikut andil dalam membawa Chelsea ke masa kejayaan di dekade pertama 2000-an. Baik Terry maupun Lampard, mereka adalah sahabat dekat sejak masih membela The Blues.

Saat Lampard makin dekat dengan kursi manajer Chelsea, Terry juga memberikan dukungan penuhnya dan menganggap mantan gelandang timnas Inggris tersebut adalah orang yang sangat tepat untuk bisa membawa The Blues sukses. “Setelah satu musim jadi pelatih Derby (County) dan Chelsea tak diperbolehkan beraktifitas dalam bursa transfer, tak ada orang yang lebih pantas dibandingkan Frank untuuk meraih kesuksesan di Chelsea. Ini adalah waktu yang tepat baginya untuk klub. Frank selalu berada di bawah tekanan saat berada di Chelsea setelah datang dari West Ham dan ia tak pernah bersembunyi,” imbuhnya masih dilansir dari CNN Indonesia beberapa waktu lalu.

Menurut Terry, Lampar sudah berhasil melewatinya dan jadi pemain terbaik yang pernah Chelsea punya sepanjang masa. Yang membuat dirinya sukses adalah keinginan besarnya. “Orang selalu terkagum-kagum dengan jumlah golnya namun mereka tak sadar dedikasi yang ia lakukan. Ia pun melakukan hal yang sama saat menjadi manajer,” imbuh bek tengah Chelsea tersebut. Terry juga yakin bahwa Lampard bakal mendapatkan dukungan dari para supporter. Menurutnya, fan selalu mencintai Frank Lampar yang saat ini mempunyai kemampuan menjadi pelatih dan manajer.

Categories: Sepak Bola